Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label TokyoClub. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TokyoClub. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 April 2013

SAKURA Intensitas Mortalitas Kehidupan


Setiap akhir bulan Marert atau awal April adalah waktu untuk 'HANAMI' atau tradisi menonton bunga SAKURA (Japanese Cherry Blossoms) mekar di Jepang. Tradisi ini telah ada sejak jaman EDO (1603-1868). Orang2 berkumpul di bawah pohon Sakura menikmati 'BENTO' makan siang ber-sama2 bersenda-gurau sambil menonton bunga Sakura yg mekar indah putih merah muda.


Dibalik keindahan bunga sakura ini terdapat makna simbolis bagi orang Jepang. 
Bunga Sakura ini mekar indah hebat  hanya 1 tahun sekali selama 1 minggu sebelum rontok semua dihembus angin. Karena itu menjadi simbol intensitas dan mortalitas kehidupan itu sendiri. Pada jaman perang dahulu prajurit2 Jepang muda gagah berani yg gugur di medan perang digambarkan sebagai bunga2 sakura yg mekar indah dan jatuh rontok diterpa angin. 

Setelah ber-bulan2 didera musim dingin dan musim salju, bunga Sakura seakan terlihat lebih indah. Menjadi awal dimulainya musim semi. 

Minggu, 26 Agustus 2012

Hanabi


Setiap Musim Panas di bulan Juli atau Agustus, orang Jepang mempunyai tradisi menonton HANABI. 
HANABI yg berarti 'Bunga Api' (HANA=Bunga ; HI=Api) adalah Festival Kembang Api (FIREWORKS).  Betul2 seperti 'bunga api' karena kembang api besar yg diluncurkan ke langit malam berbentuk bunga mekar indah semburat cahaya warna warni terang benderang. Lengkap dengan suara dentuman gegap gempita mirip meriam Perang Dunia 2. 
Sehingga menjadi atraksi buat ribuan orang yg datang menonton dengan mengenakan YUKATA ( Kimono Musim Panas). 


Buat Komang Jepang paling asik menonton pesta kembang api HANABI sambil duduk santai di atas rumput dekat sungai dengan sekaleng BIR Asahi.  Sebab pantulan warna warni kembang api diatas air bisa amat menakjubkan.  Misalnya di sekitar SUMIDAGAWA River dan TAMAGAWA River. 
Cuma mesti cari tempat duduk lebih awal akibat ramainya orang. Biasanya diadakan setiap Sabtu dari jam 7 atau 8 malam.  
Karena hari Sabtu adalah hari kerja, maka dari tempat kerja Komang Jepang mesti cepat2 naik KA .  Langsung ke tempat HANABI.  Lengkap dengan bau keringat masam. Sebab tak ada waktu untuk pulang mandi dulu.
Saking fanatiknya terhadap si 'kembang' HANABI ini, ribuan orang Jepang rela berdesak2an menonton  pesta kembang api yg cuma berlangsung kurang 1 jam itu.  Kereta Api dan Stasiun2 penuh sesak orang ber-jejal2.  Terutama muda-mudi yg memanfaatkan kesempatan ini untuk wakuncar.

Stasiun KA ramai saat Festival HANABI
Konon sebenarnya kembang api dan mesiu itu inovasi orang Cina pada jaman Dinasti TANG (618-917).  Diperkenalkan di Jepang pada jaman EDO Jidai atau EDO Period  atau diseut juga TOKUGAWA Period (1603-1868). 
Saat itu SHOGUN Tokugawa Ieyasu yang doyan perang tapi romantis menyadari bahwa cahaya dan suara ledakan bubuk mesiu bisa digunakan untuk tujuan2 estetis. 
Kemudian saat itu pula terjadi bencana kelaparan besar yang diikuti wabah kolera membuat ribuan orang meninggal dunia. Untuk menghormati roh2 korban, diadakan pertunjukkan kembang api di sepanjang SUMIDAGAWA River. Sehingga tercipta tradisi membuat dan menonton kembang api besar HANABI hingga sekarang.  

Minggu, 24 Juni 2012

ORIGAMI 1 : Patung Kertas

Patung Kertas ORIGAMI Burung, Katak, Kuda 

Bosan dan jenuh di-kejar2 kerjaan, Komang Jepang iseng bikin2 patung kertas ala Jepang yg disebut ORIGAMI.  Origami ( ORU= Melipat / To Fold,  KAMI= Kertas / Paper) adalah seni melipat selembar  kertas menjadi patung kertas 3 dimensi (tanpa menggunting atau mengelem).
Bangau CRANE ORIGAMI
Ratusan macam bentuk bisa dibuat dg hanya 1 lembar kertas Dari yg tradisional simpel sederhana sampai yg modern rumit dg teknik2 baru inovasi artis Origami Jepang. Tapi bentuk yg 'universal' mendunia adalah bentuk Bangau Kertas (CRANE ORIGAMI ). 

FLAPPING BIRD Kalau ekornya di-tarik2 sayapnya me-NGEPAK2
ACTION ORIGAMI menggunakan prinsip Energi KINETIK sehingga bisa ber-gerak atau melompat, misalnya FLAPPING BIRD ORIGAMI (Burung Mengepak Sayap) atau JUMPING FROG ORIGAMI (Katak Melompat).
ACTION ORIGAMI Jumping Frog : Kalau pantatnya dipencet melompat
MODUL ORIGAMI atau UNIT ORIGAMI dibuat dg menyatukan beberapa bentuk patung kertas menjadi Unit2 lalu digabung lagi menjadi Modul2 yg digabung menjadi 1 bentuk Konstruksi Patung Kertas rumit.
Kuda HORSE ORIGAMI Kalau ekornya diangkat bisa 'SALTO' jungkir balik
Prinsip2 ORIGAMI digunakan pula untuk Desain PACKAGING (Membungkus barang) dan Desain KONSTRUKSI atau ARSITEKTUR.  Desain PANEL Robot Satelit Luar angkasa Jepang konon menggunakan prinsip2 ORIGAMI.
Di sekolah2 Jepang anak2 diajari ORIGAMI karena bentuk2nya yg simpel melatih imajinasi. Juga melatih  kreativitas dan intelejensi sebab harus buat sendiri bukan dibelikan orang tua
Tapi untuk Komang Jepang, ORIGAMI itu SENI yg menghibur. Alat MEDITASI untuk menenangkan pikiran dan melupakan stress. Alat untuk ASAH OTAK karena dibuat berpikir.
Jadi kalau Komang Jepang lagi duduk2 bikin Patung2 ORIGAMI dari kertas bekas, itu artinya dia sedang ber-'kesenian', atau sedang stress atau sedang kurang kerjaan...........


DIAGRAM CARA MEMBUAT BANGAU KERTAS :

Diagram Instructions



1. Start with a square piece of paper, coloured side up.
Fold the top corner of the paper down to the bottom corner. Crease and open again. Then fold the paper in half sideways.
2. Turn the paper over to the white side.
Fold the paper in half, crease well and open, and then fold again in the other direction.

3. Using the creases you have made, Bring the top 3 corners of the model down to the bottom corner. Flatten model.

4. Fold top triangular flaps into the centre and unfold
5. Fold top of model downwards, crease well and unfold

6. Open the uppermost flap of the model, bringing it upwards and pressing the sides of the model inwards at the same time.
Flatten down, creasing well.

7. Turn model over and repeat Steps 4-6 on the other side.
8. Fold top flaps into the centre.

9. Repeat on other side, so your model looks like this.
10. Fold both ‘legs’ of model up, crease very well, then unfold.

11. Inside Reverse Fold the “legs” along the creases you just made.
12. Inside Reverse Fold one side to make a head, then fold down the wings

Minggu, 13 Mei 2012

Polisi Jago Ngebut

Hari ini Komang Jepang libur jalan2 sore naik sepeda motor cari angin di sekitar pinggir sungai TAMAGAWA.  Ramai sekali suara mesin sepeda motor di-gas kencang2. Nyaris pecah gendang telinga Komang Jepang akibat suara mesin sepeda motor me-raung2. 


Ternyata para Polisi Jepang sedang ujian ketangkasan bersepeda motor dengan serunya. Ngebut zig-zag ber- putar2 hilir mudik bergantian. Termasuk para Polisi Wanita-nya. .


Dibagi dalam beberapa regu, mereka bertanding, berkompetisi siapa paling cepat dan tangkas.  Disertai suara hardikan ' IKE !! IKE!!' (= Go!! Go!!) dari Komandan pelatihnya.


Banyak pula yg jatuh bangun tergelincir di aspal.  3 buah mobil Ambulans Polisi 'stand by' di pinggir lapangan. 



Seru banget. Memang Pak Polisi Jepang tugasnya mengejar maling2 Jepang jadi harus pandai2 ngebut zig-zag di jalan ramai. 


Puas menonton Polisi Jepang kebut2an, Komang Jepang pulang ngebut memacu sepeda motor Honda tua-nya zig-zag di jalanan kota Tokyo bagai polisi mengejar copet. 

Sabtu, 14 April 2012

Sakura Hanami



Hari Minggu lalu Komang Jepang ber-jalan2 cari angin dekat sungai. Banyak sekali orang piknik, duduk2 di atas rumput di bawah pohon SAKURA yg sedang bersemi. Mereka makan 'BENTO' ( = bekal makan siang ala Jepang) yg dibawa dari rumah. Ngobrol bersama keluarga dan teman. Atau tiduran santai, sambil menikmati indahnya bunga sakura di pohon.
'HANAMI' atau menonton bunga Sakura adalah tradisi Jepang saat awal musim semi. 
Bunga Sakura itu aneh. Bersemi dg hebat-nya hanya selama 1 minggu, setelah itu semuanya gugur jatuh dihembus angin.  Bagai sajak Chairil Anwar 'SEKALI BERARTI SUDAH ITU MATI'. Hidupnya SINGKAT tapi DAHSYAT. Sehingga menjadi bunga istimewa dan di-tunggu2.  
Saat bersemi, seluruh ranting pohon jadi putih semarak dipenuhi bunga tanpa ada daunnya sama sekali
.  
Komang Jepang ikut duduk di bawah salah satu pohon Sakura bersemi sambil 'memelototi' ribuan bunga Sakura yg berwarna putih - merah muda.  Dibayangkannya seminggu kemudian saat ribuan kelopak bunga sakura gugur jatuh ditiup angin bagai hujan seribu bunga.  Sekali berarti sudah itu mati.............

Selasa, 20 Maret 2012

Kuda Besi 2

                                                                                                 
Orang2 Jepang terlalu suka alat2 besar, mesin atau robot.  Semua kerja dilakukan dg bantuan mesin. Jadi tak heran kalau kerjanya cepat dan rapi. Sebab mesin tak kenal lelah tak pernah tidur. Tak perlu 'ngopi dulu, mas!'. 
Termasuk mesin FORKLIFT untuk mengangkut dan menaik-turunkan barang yang digunakan Komang Jepang di tempat kerja. Ukuran dan kapasitas daya angkutnya macam2.  Mirip Kuda.  Kuda Besi.  Cuma makannya bukan rumput, melainkan besi juga. Ada yg besar mirip panser.  Ada yg kecil mungil mirip bom2 car. 
Untuk menaiki dan mengoperasikannya perlu SIM. Jadi Komang Jepang mesti susah payah training dan ikut ujian SIM Forklift Jepang agar bisa menunggangi Kuda Besi.  

Rabu, 14 Maret 2012

Hari Putih

Hari ini di Tokyo hari WHITE DAY atau kata lidah cadel orang Jepang 'Howaito De'.  Meskipun tak paham benar apa artinya,  tapi biar dibilang modern dan gak ketinggalan jaman, Komang Jepang ikut2an buru2 memberikan hadiah pada 'yayang' nya.  Karena bukan orang kaya, maka hadiahnya pun simpel2 saja.  Kue cokelat dan sebatang mawar merah. 
Yang penting 'kan ikhlas bukan hasil 'ngutil' dan atas dasar sayang, gitu.  Dengar2 hari White Day ini baru2 saja dirayakan sebagai jawaban VALENTINE DAY.  

Kali ini pihak laki2 memberi hadiah balasan pada wanita.  Biasanya berupa candy, perhiasan, lingerie, atau cokelat.  Diberikan pada pacar, isteri atau teman kerja di kantor. Tapi seperti Valentine Day, kayaknya White Day ini hanya untuk tujuan komersial bisnis jualan cokelat atau kue2.  Konon bisa bikin masalah kalau tujuan memberi hadiah sebagai tanda hormat pada rekan kerja kantor tapi ditanggapi sebagai tanda suka atau naksir.  Jadi runyam................

Senin, 05 Maret 2012

Festival Boneka Sakura

HINA-ARARE   Kue Beras
Kemarin di toko2 di Tokyo banyak dijual oleh2 kue beras ketan Jepang. Karena setiap tgl 3 Maret adalah hari HINA MATSURI atau Festival Boneka di Tokyo. Festival tradisional Jepang untuk anak perempuan. Maksudnya agar anak2 perempuan nanti tumbuh jadi wanita cantik sehat pintar (dan ngetop abis kayak Lady Gaga) dan memperoleh kebahagiaan. 

Awalnya perayaan ini dimaksudkan agar segala keburukan dan kesialan dipindahkan ke boneka2 yg khusus dibuat dari jerami. Boneka2 jerami ini lalu dihanyutkan ke laut dg upacara penyucian.  

SAKURA-MOCHI   Kue Beras Ketan
Akhir2 ini Festival HINA MATSURI dirayakan dg pemajangan HINA-NINGYO yaitu boneka2 Jepang berkostum jaman HEIAN (Thn 794-1185) dg penganan kue SAKURA-MOCHI (=kue beras ketan dibalut daun bunga Sakura), HINA-ARARE (=kue beras) 3 warna ; warna merah/pink simbol pengusir roh jahat, putih simbol kesucian, hijau simbol kesehatan. Ditambah minuman SAKE (=arak beras Jepang).  Lengkap sudah pesta makan2nya. 
Jadi mirip2 upacara Hindu di Bali dengan jajan ketan, kue beras dan arak brem-nya...........

Minggu, 05 Februari 2012

Kacang Penolak Setan

SETSUBUN, Drawing 60x40cm, 2012  @ Nyoman Yudhanegara


Hari ini hari SETSUBUN.  Hari spesial dlm tradisi Jepang dimana orang2 melakukan upacara MAME-MAKI atau melempar kacang kedelai dari dalam rumah ke luar rumah sambil berucap "Oni soto, fuku uchi!" (= setan ke luar, malaikat masuk). Maknanya agar dijauhkan dari keburukan dan mendapat keberuntungan kebahagiaan. 
Tentu dagang kacang pada laris manis. Anak2 Jepang pada girang ramai2 main setan2an.  Anak yg pakai topeng setan dilempari kacang sambil diteriakin "Setan, lu !!, Ngacir, lu !" dikerubuti sampai kalang kabut  tunggang langgang ampe kolornya mrosot.  

Tradisi SETSUBUN konon berawal dari cerita tentang ONI (setan gundul made in Jepang) yg entah kenapa menyamar jadi wanita cantik ber-baju kimono sangat indah. Syahdan si Setan kemalaman di jalan. Lantas numpang menginap di rumah seorang janda tamak cewek matre. 
Si Janda Matre terpukau baju kimono indah milik Setan. Saat si Setan terlelap tidur ia berusaha mencurinya.  Tiba2 Setan terbangun, sadar bahwa Janda Matre mau mencuri baju kimono-nya.  

Setan marah ngamuk2 menampakkan wujud setan aslinya.  Janda Matre tak kalah kagetnya melihat ada setan gundul jelek di rumahnya. Dengan panik ia melempari si Setan dengan barang apapun yg bisa diraihnya.  Kebetulan yg ada cuman sebakul kacang kedelai yg kemudian dipakai melempari si Setan Gundul Ngamuk itu.  Setan tak tahan dilempari kacang2 kedelai bagai peluru nyasar ber-tubi2 padanya, lalu lari tunggang langgang melarikan diri. 

Sejak itu Janda Matre insap, menjadi  Janda Saleh yg sederhana tidak tamak tidak matre lagi.
Sejak itu kalau ada ONI Setan gundul lagi jalan2 di Tokyo kepergok orang2 Jepang pasti akan dilempari kacang kedelai sampai lari ter-kentut2..............

Rabu, 01 Februari 2012

Manusia Pemakan Ubi

Di musim dingin WINTER sekarang ini Komang Jepang rajin makan ubi.  Ubi  rebus yg dibawa dari rumah untuk makanan camilan di tempat kerja.  Maklum, meskipun sudah jadi orang Tokyo tapi Komang Jepang masih anak Bali kampungan yg suka ubi. Tapi sebenarnya yg populer di Jepang adalah YAKI-IMO (= UBI panggang).  


Penjual YAKI-IMO (ubi manis panggang) pinggir jalan di Tokyo.
Penjual yaki-imo atau ubi panggang menggunakan mobil bak terbuka dg suara sahutan khas-nya  adalah pemandangan biasa di Tokyo saat musim dingin. Ubi-nya dipanggang diatas batu kerikil panas dg suhu 70 derajat  menghasilkan rasa manis yg melekat. Meski diremehkan, ubi panggang punya tradisi sejarah yg panjang.  
Sekitar 280 tahun lalu pada jaman Edo (1603-1867), Jepang mengalami paceklik bencana kelaparan besar.  Puluhan ribu orang mati. Namun pulau Kyushu  (Jepang selatan) terselamatkan karena penduduknya kebetulan banyak menanam ubi.  
Ubi kemudian banyak ditanam di tempat2 lain termasuk kota Edo (kota Tokyo sekarang) dan membantu penanggulangan bencana kelaparan.


Ubi mudah ditanam, murah, manis enak rasanya, kaya vitamin dan mineral . Diantaranya vitamin B6, Vitamin C, Vitamin D.  Juga kaya zat besi sumber tenaga (bagus untuk Komang Jepang yg bekerja berat setiap hari), serta mengandung Magnesium, mineral anti stress (perlu untuk Komang Jepang yg stress2an hidup di Tokyo yg orang2nya. workaholik). 
Meskipun kentut Komang  Jepang jadi bau2 dikit tapi badannya sehat dan kuat...............

Minggu, 22 Januari 2012

Manusia Sepeda


Ginza, Tokyo
Free Market, Tokyo
Di kota Tokyo Komang Jepang ter-heran2. Banyak orang naik sepeda.  Negara produsen mobil dunia tapi kok banyak ada sepeda. Orang2 bersepeda ke sekolah, ke tempat kerja, mengantar anak, berbelanja.  Laki2 ber-jas ber-dasi, gadis2 ber-rok mini, Ibu2 dengan boncengan anak di depan dan boncengan keranjang sayur di belakang.  Semua  naik sepeda. Komang Jepang nyaris ditabrak laki2 'SARARIMAN' (=pegawai kantor Jepang) ber-jas ber-dasi ngebut waswiswus naik sepeda. Gadis2 sekolahan lihai mengemudi sepeda dg satu tangan sambil tangan lainnya asyik me-mencet2 tombol ponsel. Saat hujan, tangan satunya malah pegang payung kayak monyet sirkus.  Polisi patroli kota pun ada yg bersepeda.


Di tempat parkir stasiun kereta api puluhan sepeda ber-deret2.  Kalau satu sepeda jatuh tersenggol, semua ikut jatuh bak kartu domino tidur. Di kota Tokyo sepeda jadi alat transport yg praktis. Sehat, bebas polusi dan murah. Tidak perlu garasi atau sewa parkir mahal.  Bahan bakarnya sepiring nasi, bukan bensin. Gadis2 Jepang banyak yg bersepeda tanpa gengsi. Tak ada yg meledek menertawai. Komang Jepang suka  menonton rombongan gadis2 Jepang bersepeda.  Terlihat cantik. Mungkin karena pipi mereka jadi bersemu merah ngotot mengayuh sepeda atau betisnya jadi bagus mengayuh pedal sepeda tiap hari. Saking banyaknya sepeda, mobil polisi tibum sepeda pun ada. Sepeda parkir sembarangan diangkut disita dan ditebus pemiliknya dg membayar denda.


Komang Jepang teringat waktu di Bali dulu. Cuma ke warung depan rumah pun mesti naik motor.  Apalagi kalau ber-jas ber-dasi pasti tidak naik sepeda. Bisa merah kupingnya di-ledek2in.  Semua orang pada naik motor naik mobil. Tak heran jalanan di kota Denpasar macet ruwet simpang siur diserbu ribuan motor dan mobil plus gerobak rombong bakso plus anjing liar plus sapi buron ngeleb.........



Sabtu, 24 Desember 2011

Malam Ini Ada Cinta

 24 Desember, Tokyo
Pulang kerja lembur malam ini Komang Jepang ter-kaget2. Di depan Mall dekat stasiun kereta api, begitu naik tangga, di depan hidungnya yg pesek berdiri sebuah pohon terang natal raksasa ber-kelap kelip dg ratusan lampu warna warni dan gantungan aneka ragam. Para pegawai wanita di Mall berjubah dan bertopi merah mirip Santa Claus tapi tentunya lebih langsing dan lebih sexy. Ada banyak Christmas Sale dg harga discount spesial. Orang Jepang modern merayakan hari Christmas Natal meskipun 'KANKENAI' (= tdk ada hubungan) dg agama. Cuma TRADISI saja, bukan karena beragama Kristen. Juga karena dikomersialisasi untuk bisnis jualan produk CHRISTMAS SEASON. Maka saat Christmas Eve malam Natal, orang Jepang sibuk ramai2 merayakan dg berbelanja, memberikan hadiah, pesta Christmas Party dengan Christmas cake. 


Bagi kebanyakan muda mudi Jepang, malam Christmas adalah malam cinta atawa malam ber-dua2an dg pacar. Mungkin karena pohon terang Christmas tree yg kelap kelip romantis warna warni atau suasana malam winter Christmas yg dingin2 syahdu, menjadikan malam yang spesial.. Komang Jepang garuk2 kepala geleng2 tdk habis pikir sejak kapan hari Chistmas Natal yg 'suci' diselewengkan anak2 muda Jepang 'kurang ajar' ini menjadi malam cinta2an. Memang materialistis dan sama sekali tdk religius, tapi kata orang hakekat Christmas adalah  malam penuh kasih dan cinta apapun bentuknya demi membahagiakan orang yg dicintai. Mungkin.

Sabtu, 17 Desember 2011

Ngeceng Di Shibuya

Shibuya St. 2 Chome, Tokyo
Hari Minggu adalah hari yg paling ditunggu Komang Jepang sebab hari libur kerja, kesempatan untuk jalan2. Kali ini ia jalan2 ke daerah Shibuya di tengah kota Tokyo. Takjub matanya membulat melihat alangkah  ramainya Shibuya di hari Minggu.  Shibuya dan Shinjuku adalah tempat ngeceng anak muda  Jepang. Mereka datang untuk jalan2 di mall, belanja, bermain game di amusement shop, atau ngobrol2 ngerumpi di kafe Starbucks atau restoran Macdonald sambil memamerkan fashion mereka yg trendi keren abis. Berbagai gaya fashion terlihat termasuk yg rada2 aneh gila2an atawa nyentrik, gitu. 

Komang Jepang tak mau ketinggalan ikut mondar mandir lirik sana lirik sini sampai kepalanya ber-putar2. Heran hatinya melihat gaya ngeceng anak muda Tokyo yg 'cool'  tidak agresip kayak anak2 muda di Bali. Tak ada sapaan 'Halooo, cewek!' ala gigolo pantai Kuta.  Kasihan juga gadis2 Tokyo berdandan cantik2 tapi kesepian tak di sapa2. Shibuya dan Shinjuku di Tokyo adalah fashion-spot anak muda Jepang dan tempat munculnya trend fashion baru yg biasanya akan ditiru dunia. Setelah cukup cuci mata memuaskan mata keranjangnya, Komang Jepang cabut naik kereta api pulang ke apartemennya untuk masak nasi goreng mengisi perutnya yg keroncongan...............